Breaking News

Tower Telkomsel Merah Putih di Desa Bajo Jarang Aktif, Warga Desak Jaksa Periksa Pihak Terkait

IMG 20261027 WA0289
Bagikan
Lihat Tersimpan

HALSEL, SHERLY MALUT – Warga Desa Bajo, Kecamatan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara, mendesak aparat penegak hukum, khususnya kejaksaan, untuk menelusuri persoalan tower Telkomsel Merah Putih yang dilaporkan jarang aktif dan menyulitkan masyarakat dalam mengakses jaringan telekomunikasi.

Keluhan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai optimalisasi fungsi tower yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan komunikasi masyarakat di wilayah kepulauan. Warga berharap persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut tanpa penjelasan yang transparan dari pihak terkait.

Masyarakat meminta kejaksaan melakukan penelusuran apabila terdapat indikasi pelanggaran hukum, termasuk memeriksa pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan operasional tower tersebut sesuai kewenangan serta ketentuan hukum yang berlaku.

Warga Curiga, Jaksa Diminta Telusuri Dugaan

Selain mengeluhkan gangguan jaringan, muncul pula kecurigaan di tengah masyarakat mengenai dugaan kemungkinan adanya hubungan antara pengelolaan jaringan tower dengan aktivitas usaha penjualan voucher internet di wilayah tersebut.

Namun, dugaan mengenai kemungkinan adanya kerja sama atau kesengajaan menonaktifkan jaringan belum terverifikasi dan belum didukung bukti yang cukup. Karena itu, diperlukan penelusuran objektif untuk memastikan apakah persoalan tersebut murni disebabkan gangguan teknis atau terdapat faktor lain yang perlu dipertanggungjawabkan.

Warga berharap aparat penegak hukum tidak hanya menerima laporan, tetapi juga menelaah fakta dan bukti apabila ditemukan indikasi pelanggaran yang menjadi kewenangannya.

Pemeriksaan, jika diperlukan, diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai pihak yang bertanggung jawab sekaligus mencegah munculnya dugaan yang tidak berdasar di tengah masyarakat.

Akses Jaringan Menjadi Kebutuhan Masyarakat

Bagi warga Desa Bajo dan masyarakat Kecamatan Botang Lomang, keberadaan jaringan telekomunikasi sangat penting untuk menunjang komunikasi sehari-hari, aktivitas ekonomi, pendidikan, serta akses terhadap informasi.

Ketika jaringan tidak berfungsi secara optimal, masyarakat menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya. Kondisi ini mendorong warga meminta pihak Telkomsel segera melakukan evaluasi teknis dan memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab tower Merah Putih tersebut dilaporkan jarang aktif.

Warga juga berharap instansi terkait melakukan pemeriksaan terhadap kualitas pelayanan jaringan, termasuk memastikan apakah operasional tower telah berjalan sesuai tujuan penyediaannya.

Telkomsel Diminta Berikan Klarifikasi

Hingga berita ini disusun, penyebab tower Telkomsel Merah Putih di Desa Bajo dilaporkan jarang aktif belum dapat dipastikan. Belum ada pula bukti terverifikasi yang menunjukkan adanya kesengajaan menonaktifkan jaringan demi kepentingan usaha tertentu.

Karena itu, pihak Telkomsel diharapkan memberikan klarifikasi mengenai kondisi operasional tower, penyebab gangguan, serta langkah konkret yang akan dilakukan untuk memperbaiki layanan jaringan di wilayah tersebut.
persoalan ini perlu ditindaklanjuti secara transparan dan proporsional. Apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum, aparat penegak hukum diharapkan menanganinya sesuai prosedur. Sebaliknya, apabila gangguan terjadi akibat kendala teknis, masyarakat berhak memperoleh penjelasan dan kepastian perbaikan layanan.

Warga berharap persoalan tower Merah Putih di Desa Bajo segera mendapat perhatian serius agar kebutuhan komunikasi masyarakat di Kecamatan Botang Lomang dapat terpenuhi secara lebih baik.(Red)

Penulis

admin@123

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *