Breaking News

Pelayanan UGD Rumah Sakit di Ternate Disorot, Keluarga Pasien Pertanyakan Tanggung Jawab Manajemen

IMG 20260914 WA0328
Bagikan
Lihat Tersimpan

TERNATE, SHERLYMALUT.COM — Pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) salah satu rumah sakit umum di Kota Ternate, Maluku Utara, dipertanyakan keluarga pasien. Mereka menilai kondisi yang dialami orang tua mereka saat menjalani pelayanan medis menunjukkan perlunya evaluasi serius terhadap kualitas pelayanan di ruang UGD.

Keluarga mengaku kecewa setelah melihat pasien harus menggunakan tempat tidur darurat yang menurut mereka kondisinya tidak layak. Bagi keluarga, persoalan tersebut bukan semata-mata mengenai ketersediaan fasilitas, tetapi menyangkut tanggung jawab rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang aman, layak, dan manusiawi.

«“Orang tua kami datang ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan karena sedang sakit. Bukan datang untuk mengungsi. Kami mempertanyakan kenapa pasien harus ditempatkan dalam kondisi seperti itu,” ujar keluarga pasien.»

Keluarga memahami bahwa rumah sakit dapat menghadapi kondisi tertentu, termasuk meningkatnya jumlah pasien dan keterbatasan kapasitas. Namun, menurut mereka, keterbatasan tersebut seharusnya tidak menghilangkan hak pasien untuk memperoleh pelayanan yang layak.

Keluarga Pertanyakan Standar Pelayanan UGD

UGD merupakan bagian rumah sakit yang menjadi pintu pertama bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis segera. Karena itu, keluarga menilai kondisi fasilitas dan mekanisme pelayanan di ruang tersebut perlu menjadi perhatian manajemen.

Mereka mempertanyakan apakah rumah sakit telah memiliki langkah antisipasi apabila jumlah pasien melebihi kapasitas tempat tidur yang tersedia.

«“Kalau memang tempat tidur terbatas, seharusnya ada solusi. Jangan sampai pasien yang datang mencari pertolongan justru ditempatkan di tempat yang menurut kami tidak layak,” katanya.»

Keluarga menegaskan tidak menuntut perlakuan khusus. Mereka hanya meminta agar pasien diperlakukan secara manusiawi dan mendapatkan fasilitas yang mendukung proses perawatan.

«“Kami tidak meminta orang tua kami diperlakukan istimewa. Kami hanya meminta hak dasar sebagai pasien. Ketika seseorang datang dalam keadaan sakit, tentu yang diharapkan adalah pertolongan dan tempat perawatan yang layak,” tegasnya.»

Manajemen Diminta Tidak Mengabaikan Keluhan

Keluarga meminta manajemen rumah sakit segera mengevaluasi kondisi pelayanan UGD, termasuk ketersediaan tempat tidur, kelayakan fasilitas, serta mekanisme penanganan pasien ketika ruang perawatan mengalami keterbatasan kapasitas.

Menurut mereka, keluhan masyarakat seharusnya tidak dianggap sebagai persoalan kecil. Setiap keluhan pasien dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan rumah sakit.

«“Kami berharap pihak rumah sakit tidak menganggap ini sebagai keluhan biasa. Kalau ada kekurangan, harus diperbaiki. Masyarakat datang ke rumah sakit karena percaya bahwa mereka akan mendapatkan pertolongan,” ujarnya.»

Keluarga juga meminta pihak rumah sakit memberikan penjelasan mengenai kondisi yang dialami pasien tersebut sehingga persoalan dapat diketahui secara jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Dinas Kesehatan Diminta Ikut Mengawasi

Selain manajemen rumah sakit, keluarga berharap instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan, turut memperhatikan kualitas pelayanan kesehatan di fasilitas tersebut.

Mereka meminta pengawasan tidak hanya dilakukan terhadap aspek administrasi dan pelayanan medis, tetapi juga terhadap kondisi fasilitas yang digunakan pasien.

Bagi keluarga, pelayanan kesehatan yang baik bukan hanya mengenai tindakan dokter atau tenaga medis, tetapi juga bagaimana pasien mendapatkan perlakuan yang aman, nyaman, dan bermartabat selama berada di rumah sakit.

“Pasien datang membawa harapan untuk mendapatkan pertolongan. Jangan sampai kondisi pelayanan justru membuat keluarga semakin kecewa. Rumah sakit harus menjadi tempat masyarakat merasa aman ketika membutuhkan pertolongan,” tutup keluarga pasien.

Hingga berita ini diterbitkan, SHERLYMALUT.COM belum memperoleh keterangan resmi dari pihak manajemen rumah

Penulis

admin@123

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *