Breaking News

Siswi di Halsel Diduga Dipaksa Secara Seksual, Dianiaya hingga Dimasukkan ke Karung

IMG 20261001 WA02611
Bagikan
Lihat Tersimpan

HALSEL, SHERLY MALUT — Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang siswi di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, menggegerkan warga. Korban yang masih di bawah umur itu juga diduga mengalami penganiayaan hingga sempat dimasukkan ke dalam sebuah karung.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis (1/10/2026), sekitar pukul 19.00 WIT. Korban diketahui merupakan siswi kelas II di salah satu sekolah dan berasal dari Desa Gandasuli, Kecamatan Bacan Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban awalnya diajak oleh seorang terduga pelaku dengan alasan membantu mengangkat kursi. Namun, setelah berada di lokasi, situasi diduga berubah.

Terduga pelaku disebut melakukan tindakan kekerasan dan diduga berupaya melakukan pemaksaan seksual terhadap korban. Korban kemudian melakukan perlawanan sehingga dugaan pemerkosaan tersebut disebut tidak sampai terjadi.

Dalam peristiwa itu, korban diduga mengalami tindakan seksual serta penganiayaan. Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka, terutama pada bagian wajah.

Dalam kondisi terdesak, korban disebut berpura-pura tidak sadarkan diri. Terduga pelaku diduga mengira korban telah meninggal dunia dan kemudian memasukkan korban ke dalam sebuah karung.

Beberapa waktu kemudian, warga menemukan korban masih bergerak di dalam karung. Warga segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum Marabose untuk mendapatkan penanganan medis.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa kasus tersebut telah dilaporkan kepada Kepolisian Resor Halmahera Selatan. Aparat kepolisian diharapkan melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap rangkaian peristiwa serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Sementara itu, kondisi korban yang disebut masih mengalami trauma membuat keterangannya belum dapat diperoleh secara lengkap.

SHERLY MALUT tidak mempublikasikan identitas korban maupun informasi lain yang dapat mengarah pada pengungkapan identitasnya, mengingat korban masih di bawah umur.

Hingga berita ini diterbitkan, kasus tersebut masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kronologi lengkap, identitas terduga pelaku, serta perkembangan proses hukum.

(Red)

Penulis

admin@123

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *