Breaking News

HUT ke-27 Maluku Utara, Sherly Tjoanda Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Perkenalkan Suara Malut sebagai Wadah Aspirasi

IMG 20261012 WA0187
Bagikan
Lihat Tersimpan

IMG 20261012 WA0187SOFIFI – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, mempererat kerukunan, serta menghidupkan semangat baku bae, baku sayang demi mewujudkan Maluku Utara yang maju dan sejahtera.

Ajakan tersebut disampaikan Sherly dalam acara Pesta Rakyat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Provinsi Maluku Utara di Sofifi, Sabtu (10/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Sherly menegaskan bahwa Maluku Utara merupakan rumah besar milik seluruh masyarakat yang harus dijaga bersama. Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan peran dua orang kepala daerah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa perbedaan suku, agama, pulau, maupun pilihan politik tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan dan menjaga keharmonisan di tengah kehidupan masyarakat.

“Apa pun perbedaannya, suku, agama, pulau, pilihan, kita harus ingat bahwa kita punya satu rumah besar yang kita beri nama Maluku Utara. Jika ada kritik, sampaikan dengan data dan solusi, jangan merusak rumah yang kita tinggali bersama,” pesan Sherly.

Menurutnya, semangat persaudaraan harus menjadi landasan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Masyarakat diharapkan dapat saling menghormati, menjaga hubungan baik, serta mengedepankan kepentingan bersama di atas perbedaan yang ada.

Sherly juga menekankan pentingnya menyampaikan kritik secara konstruktif. Aspirasi dan masukan dari masyarakat dinilai dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam memperbaiki kebijakan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pada momentum yang sama, Pemerintah Provinsi Maluku Utara turut memperkenalkan platform digital “Suara Malut” sebagai salah satu sarana untuk memperkuat keterbukaan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Melalui platform tersebut, masyarakat dapat menyampaikan berbagai masukan, keluhan, curahan hati, hingga laporan mengenai persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah.

Aspirasi yang disampaikan melalui Suara Malut selanjutnya akan ditindaklanjuti secara bertahap oleh jajaran Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Kehadiran platform ini diharapkan dapat membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat, sehingga berbagai persoalan di daerah dapat disampaikan secara langsung dan menjadi perhatian pemerintah sesuai dengan kewenangannya.

Selain menjadi saluran pengaduan, Suara Malut juga diharapkan mampu memperkuat hubungan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang lebih terbuka dan partisipatif.

Peringatan HUT ke-27 Provinsi Maluku Utara menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meneguhkan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.

Pesan Gubernur Sherly menegaskan pentingnya menjaga Maluku Utara sebagai rumah bersama, tempat masyarakat dari berbagai latar belakang dapat hidup berdampingan, saling menghargai, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Dengan terus merawat semangat baku bae, baku sayang, masyarakat diharapkan mampu menjaga kerukunan serta memperkuat solidaritas dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Pada akhirnya, kemajuan Maluku Utara bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat di kabupaten dan kota.

Persatuan, keterbukaan, dan semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita bersama menuju Maluku Utara yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.

Penulis

admin@123

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *