Breaking News

Menambang Ilmu, Membangun Kompetensi, Student Chapter PERHAPI UMMU–Unkhair Kunjungi PT NHM

IMG 20261021 WA0108
Bagikan
Lihat Tersimpan

HALMAHERA UTARA– Sebanyak 20 mahasiswa yang tergabung dalam Student Chapter (SC) Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) dari Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) dan Universitas Khairun (Unkhair) melakukan kunjungan industri ke PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), perusahaan pertambangan emas yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.

Kunjungan yang melibatkan masing-masing 10 mahasiswa dari UMMU dan Unkhair tersebut bertujuan memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi teknis, serta memberikan pengalaman belajar secara langsung mengenai operasional industri pertambangan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menghubungkan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan penerapannya di dunia kerja, khususnya pada sektor pertambangan yang membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi teknis dan pemahaman operasional yang memadai.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mendapatkan pembekalan teknis mengenai operasional tambang dari tim ahli PT NHM. Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan LSP PERHAPI Maluku Utara, Randi, menjelaskan bahwa terdapat empat materi utama yang dipelajari peserta, yakni Long Hole Stoping, Dewatering Project, Shaft Project, dan Thermal Work Limit (TWL).

Materi tersebut memberikan pemahaman mengenai berbagai aspek teknis pertambangan, mulai dari metode penambangan bawah tanah, sistem pengelolaan air tambang, pembangunan infrastruktur tambang, hingga pengendalian risiko yang berkaitan dengan kondisi lingkungan kerja.

Melalui pembekalan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep pertambangan secara teoritis, tetapi juga memperoleh gambaran praktis mengenai tantangan operasional, standar keselamatan, serta tanggung jawab profesional dalam industri pertambangan.

Sekretaris Pengurus Daerah PERHAPI Maluku Utara, M. Rizal Laha, mengapresiasi dukungan PT NHM yang telah menerima dan memfasilitasi kegiatan kunjungan mahasiswa tersebut.

Menurutnya, kolaborasi antara organisasi profesi, perguruan tinggi, dan industri merupakan langkah strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia lokal yang kompeten, unggul, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperkecil kesenjangan antara pembelajaran akademik dan kebutuhan industri. Selain itu, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengenal perkembangan teknologi, standar keselamatan, serta praktik pertambangan yang diterapkan secara langsung di lapangan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat kapasitas generasi muda di sektor pertambangan, khususnya di Maluku Utara.

Sementara itu, Presiden Student Chapter PERHAPI UMMU, M. Afdhal Djalil, mengatakan bahwa kunjungan industri tersebut bukan sekadar agenda akademik, melainkan bagian dari proses mempersiapkan mahasiswa menjadi calon tenaga profesional yang kompeten, berintegritas, serta memahami pentingnya penerapan kaidah pertambangan yang baik dan berkelanjutan.

Menurut Afdhal, pengalaman belajar secara langsung di lingkungan industri memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami budaya kerja profesional, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengelolaan lingkungan, serta pentingnya kedisiplinan dalam aktivitas pertambangan.

Ia juga menilai keterlibatan mahasiswa dari UMMU dan Unkhair mencerminkan pentingnya membangun sinergi antarmahasiswa untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di sektor pertambangan.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka ruang pertukaran pengetahuan, memperluas jejaring profesional, serta mendorong lahirnya gagasan-gagasan konstruktif bagi perkembangan industri pertambangan, khususnya di Maluku Utara,” ujar Afdhal.

Senada dengan itu, Presiden Student Chapter PERHAPI Unkhair, Safwan, menyampaikan apresiasi kepada PERHAPI Maluku Utara yang telah memfasilitasi SC Unkhair dan UMMU dalam kegiatan kunjungan belajar ke PT NHM.

Menurut Safwan, kegiatan tersebut memberikan tambahan wawasan dan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai dunia pertambangan, termasuk aspek teknis dan tantangan operasional di lingkungan industri.

Ia berharap kolaborasi antara PERHAPI, perguruan tinggi, dan perusahaan pertambangan dapat terus berlanjut sehingga memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kompetensi mahasiswa.

“Saya mengapresiasi PERHAPI Maluku Utara yang telah mewadahi SC Unkhair–UMMU dalam kunjungan belajar ke NHM. Kegiatan ini menambah wawasan dan pengalaman langsung tentang dunia pertambangan. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan bermanfaat bagi mahasiswa,” ujar Safwan.

Lebih lanjut, pengalaman yang diperoleh selama kunjungan diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga pemahaman praktis mengenai profesionalisme, budaya keselamatan, dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.

Keterlibatan mahasiswa dari dua perguruan tinggi ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarmahasiswa, memperluas pertukaran gagasan, serta membangun jejaring profesional di bidang pertambangan.

Di tengah kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang kompeten dan adaptif, pembelajaran langsung seperti ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dalam memahami perkembangan teknologi, tantangan operasional, dan penerapan prinsip pertambangan yang baik.

Student Chapter PERHAPI UMMU–Unkhair pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif dan kolaboratif sebagai bagian dari pengembangan kompetensi mahasiswa.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan pelaku industri, generasi muda Maluku Utara diharapkan mampu mengambil peran lebih besar dalam mendukung kemajuan sektor pertambangan nasional.

Kunjungan ke PT NHM ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menambang ilmu, membangun kompetensi, dan mempersiapkan calon profesional pertambangan yang berintegritas, berdaya saing, serta berorientasi pada praktik pertambangan yang aman dan berkelanjutan.

Penulis

admin@123

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *