HALSEL, SHERLY MALUT — Aksi balap liar yang diduga kerap berlangsung di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, menjadi keluhan masyarakat. Warga meminta Polres Halmahera Selatan, khususnya Satuan Lalu Lintas (Satlantas), segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan aktivitas yang dinilai mengganggu ketenteraman dan membahayakan keselamatan pengguna jalan tersebut.
Berdasarkan keluhan warga, aktivitas para pengendara sepeda motor itu disebut berlangsung hampir setiap malam, mulai pukul 01.00 hingga 04.00 WIT. Selain dugaan aksi kebut-kebutan, sejumlah pengendara juga dilaporkan menggunakan knalpot racing yang mengeluarkan suara bising hingga mengganggu waktu istirahat masyarakat.
Kondisi tersebut menimbulkan keresahan, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan Labuha dan para pengendara yang melintasi ruas jalan di sekitar SPBU tersebut.
Warga menilai, jalan umum seharusnya digunakan untuk kepentingan mobilitas masyarakat, bukan dijadikan arena balapan yang berpotensi mengancam keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Aktivitas berkendara dengan kecepatan tinggi pada dini hari juga dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan lalu lintas, terlebih apabila dilakukan tanpa memperhatikan kondisi jalan dan keberadaan pengguna jalan lainnya.
Warga Minta Patroli Rutin
Atas kondisi tersebut, masyarakat meminta Satlantas Polres Halsel meningkatkan patroli, terutama pada jam-jam rawan ketika aksi balap liar dilaporkan berlangsung.
Warga berharap aparat kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang diduga digunakan untuk balapan liar serta menindak tegas setiap pelanggaran lalu lintas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Penertiban juga diharapkan menyasar penggunaan knalpot yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, sehingga kebisingan yang mengganggu masyarakat dapat diminimalkan.
Menurut warga, langkah penindakan tidak cukup dilakukan hanya sesekali. Pengawasan secara berkala dinilai penting agar aktivitas serupa tidak terus berulang dan masyarakat dapat kembali merasa aman saat beristirahat maupun melintasi kawasan tersebut.
Selain mengharapkan tindakan kepolisian, masyarakat juga mengimbau para pengendara, khususnya kalangan anak muda, agar tidak menjadikan jalan raya sebagai tempat mengadu kecepatan. Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus diutamakan.
Warga berharap Polres Halmahera Selatan segera merespons keluhan tersebut dengan langkah nyata dan terukur. Penertiban di kawasan depan SPBU Labuha dinilai penting untuk menjaga ketertiban umum, mencegah potensi kecelakaan, serta menciptakan suasana malam yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Hingga berita ini disusun, keluhan tersebut menjadi perhatian masyarakat yang berharap adanya tindakan dari pihak kepolisian. Konfirmasi resmi dari Polres Halmahera Selatan terkait laporan aktivitas balap liar tersebut masih diperlukan. (Red)





Tinggalkan Balasan