HALSEL, SHERLYMALUT – Semangat persatuan dan pelestarian budaya mewarnai peringatan Hari Sumpah Pemuda di Desa Laluin, Kecamatan Kayoa Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Rabu (28/10/2026). Mengusung konsep yang berbeda, para pemuda setempat menggelar karnaval budaya dengan nuansa perdamaian yang dipusatkan di perairan laut tepat di depan Desa Laluin.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 15.30 WIT tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas generasi muda dalam memaknai momentum Sumpah Pemuda. Keunikan terlihat dari keterlibatan peserta yang menggunakan beragam transportasi laut, mulai dari perahu motor, lombot, hingga katinting.
Pemandangan tersebut menghadirkan warna tersendiri dalam perayaan Hari Sumpah Pemuda. Laut yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat kepulauan dimanfaatkan sebagai ruang untuk mengekspresikan semangat kebangsaan, mempererat persaudaraan, sekaligus menyampaikan pesan perdamaian kepada masyarakat.
Kegiatan ini diinisiasi oleh para pemuda Desa Laluin dengan melibatkan unsur masyarakat dan pemerintah desa. Ketua panitia, Wista Dahlan, menjadi bagian dari penyelenggaraan kegiatan yang mengedepankan nilai budaya, kebersamaan, dan persatuan.
Sementara itu, Pemerintah Desa Laluin diwakili oleh Kaur Pemerintahan, Samiun Ahad, yang hadir mewakili kepala desa.
Salah seorang tokoh masyarakat Desa Laluin, Muslim Jufri, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud inisiatif pemuda dalam menghadirkan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang tidak hanya meriah, tetapi juga memiliki pesan sosial bagi kehidupan masyarakat.
Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda harus terus dihidupkan melalui kegiatan yang mampu memperkuat hubungan antarmasyarakat, menjaga kerukunan, serta menanamkan nilai persatuan kepada generasi muda.
Karnaval Budaya Jadi Simbol Persatuan
Karnaval yang mengangkat identitas budaya lokal dan konsep perdamaian ini menjadi sarana untuk menunjukkan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama.
Di tengah kehidupan masyarakat kepulauan yang memiliki karakter dan tradisi tersendiri, semangat persaudaraan menjadi modal penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan saling menghormati.
Melalui kegiatan tersebut, para pemuda Desa Laluin juga memperlihatkan bahwa peringatan hari besar nasional dapat dikemas secara kreatif tanpa meninggalkan nilai-nilai perjuangan yang terkandung di dalamnya.
Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar mengenang sejarah lahirnya persatuan pemuda Indonesia, melainkan juga menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan bangsa, melestarikan budaya, dan membangun kehidupan sosial yang damai.
Pemuda Kepulauan Tunjukkan Kreativitas
Pelaksanaan karnaval di atas laut menjadi gambaran kreativitas pemuda dalam memanfaatkan karakter wilayah pesisir sebagai bagian dari kegiatan kebudayaan. Dengan menggabungkan semangat nasionalisme dan kearifan lokal, Desa Laluin menghadirkan cara tersendiri untuk memperingati momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak inisiatif positif dari generasi muda di Kecamatan Kayoa Selatan, terutama dalam menjaga tradisi, mempererat hubungan sosial, dan menumbuhkan semangat gotong royong.
Pesan yang ingin ditegaskan melalui peringatan tersebut sederhana, tetapi bermakna: persatuan tidak hanya dibangun melalui kata-kata, melainkan melalui kebersamaan dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Dari perairan Desa Laluin, semangat Sumpah Pemuda kembali digaungkan melalui karnaval budaya yang membawa harapan agar persaudaraan tetap terjaga, perbedaan menjadi kekuatan, dan perdamaian terus tumbuh di tengah masyarakat Halmahera Selatan. (Red)





Tinggalkan Balasan