Breaking News

PERINGATI 98 TAHUN SUMPAH PEMUDA, HMI KOMISARIAT FISIP UMMU GELAR REFLEKSI, SOROTI PERSOALAN EKOLOGI DAN TAMBANG DI MALUKU UTARA

IMG 20261030 WA0212
Bagikan
Lihat Tersimpan

TERNATE, MALUKU UTARA – Memperingati 98 tahun Hari Sumpah Pemuda, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (FISIP UMMU) menggelar kegiatan refleksi dengan menyoroti berbagai persoalan sosial, lingkungan, dan kebijakan pemerintah di Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan yang berlangsung di depan Gedung Kantor Wali Kota pada Kamis (29/10/2026) tersebut dimulai pukul 20.00 hingga 22.30 WIT. Refleksi ini menjadi ruang penyampaian aspirasi sekaligus upaya membangun kesadaran kritis mahasiswa terhadap berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat Maluku Utara.

Kegiatan diawali dengan orasi ilmiah yang disampaikan Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Kepemudaan (PTKP) HMI Komisariat FISIP UMMU, Sofyan Selang. Dalam orasinya, ia menyoroti persoalan ekologis di Maluku Utara, termasuk aktivitas pertambangan serta dugaan keterkaitan jaringan bisnis tambang dengan kekuasaan politik di daerah, yang turut menyeret nama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.

Sofyan Selang menjelaskan bahwa kegiatan refleksi tersebut merupakan bagian dari program kerja jangka menengah HMI Komisariat FISIP UMMU yang dilaksanakan setiap momentum hari-hari besar nasional.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga sebagai ruang untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus membangun kembali nalar kritis mahasiswa yang dinilai semakin tergerus oleh budaya instan dan sikap apatis terhadap persoalan sosial maupun lingkungan sekitar.

“Momentum hari besar nasional harus dimanfaatkan sebagai ruang refleksi untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus membangun kesadaran kritis mahasiswa agar tidak apatis terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat,” ungkap Sofyan.

Lebih lanjut, Sofyan menegaskan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda harus menjadi momentum konsolidasi kaum muda untuk memperkuat solidaritas dan keberanian dalam memperjuangkan hak-hak rakyat.

Ia mengingatkan bahwa semangat perjuangan generasi muda terdahulu tidak boleh berhenti sebagai catatan sejarah, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam mengawal keadilan sosial, menjaga lingkungan, serta mengkritisi kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Komisariat FISIP UMMU, Hakim Hi. Sale, menyampaikan bahwa Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa sejarah yang diperingati setiap tahun, melainkan sebuah komitmen kebangsaan yang harus terus hidup dalam diri setiap generasi muda.

Menurut Hakim, nilai persatuan, nasionalisme, dan tanggung jawab merupakan prinsip penting yang harus diamalkan oleh kaum muda dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa saat ini.

Ia juga menegaskan bahwa melalui momentum refleksi tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai kekuatan moral dan intelektual dalam merespons berbagai bentuk ketimpangan sosial serta mengkritisi kebijakan pemerintah yang dinilai bermasalah dan tidak berpihak kepada kepentingan rakyat.

Baginya, mahasiswa tidak boleh kehilangan peran sebagai kekuatan kontrol sosial. Sebab, sejarah telah membuktikan bahwa perubahan bangsa tidak terlepas dari keberanian kaum muda dalam menyuarakan kebenaran dan memperjuangkan keadilan.

Melalui kegiatan refleksi ini, HMI Komisariat FISIP UMMU berharap semangat Sumpah Pemuda tidak hanya berhenti pada kegiatan peringatan tahunan, tetapi dapat menjadi energi perjuangan bagi mahasiswa untuk terus berpikir kritis, memperkuat persatuan, serta mengambil peran aktif dalam mengawal persoalan sosial, ekologis, dan demokrasi di Maluku Utara.

Sebab, semangat Sumpah Pemuda bukan hanya tentang mengenang sejarah perjuangan, tetapi juga tentang keberanian generasi muda menentukan arah masa depan bangsa.

Penulis

admin@123

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *