Breaking News

Kepala Desa Loleojaya Tegaskan Pembangunan Jalan Tani 2 Kilometer Berlanjut hingga 2027

IMG 20261101 WA0001
Bagikan
Lihat Tersimpan

HALSEL, Sherlymalut.com – Pemerintah Desa loleojaya, Kecamatan Kasiruta Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, berkomitmen melanjutkan pembangunan jalan tani secara bertahap guna meningkatkan aksesibilitas lahan pertanian dan perkebunan masyarakat.

Kepala Desa Loleojaya, Fajri Ramli, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan tani tersebut akan terus dilanjutkan hingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya para petani yang selama ini membutuhkan akses transportasi yang memadai untuk menunjang aktivitas pertanian.

Fajri menjelaskan, pembangunan jalan tani dengan panjang kurang lebih 2 kilometer dan lebar 3 meter itu telah dimulai sejak 8 Oktober 2026. Pembangunan tersebut menggunakan anggaran APBDes Perubahan Tahun Anggaran 2026 dan akan dilanjutkan melalui APBDes Induk Tahun Anggaran 2027.

Menurutnya, pembangunan jalan tani merupakan salah satu prioritas pemerintah desa dalam mendorong kemudahan akses menuju lahan pertanian dan perkebunan warga. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat membantu memperlancar mobilitas petani, terutama dalam mengangkut hasil kebun.

“Pembangunan ini akan tetap berlanjut sesuai kebutuhan masyarakat. Insyaallah, seluruh kebutuhan masyarakat loleojaya akan kami penuhi secara bertahap. Kami pemerintah desa tidak pernah memihak kepada siapa pun. Pembangunan ini untuk kepentingan seluruh masyarakat, bukan untuk kelompok atau golongan tertentu,” tegas Fajri.

Ia menyampaikan, pembangunan infrastruktur desa membutuhkan perencanaan yang matang serta penyesuaian dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Karena itu, pemerintah desa akan terus berupaya melaksanakan pembangunan berdasarkan skala prioritas agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Fajri berharap, terbukanya akses jalan tani sepanjang kurang lebih 2 kilometer tersebut dapat menjadi solusi atas kendala transportasi yang dihadapi petani selama ini. Dengan akses yang semakin baik, masyarakat diharapkan lebih mudah menjangkau lahan pertanian, mengangkut hasil perkebunan, serta meningkatkan produktivitas dan aktivitas ekonomi keluarga.

“Dengan terbukanya akses jalan tani sepanjang 2 kilometer, para petani diharapkan semakin mudah menjangkau lahan pertanian, menekan kendala transportasi, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fajri menegaskan bahwa setiap program pembangunan di Desa loleojaya harus berorientasi pada kepentingan bersama. Pemerintah desa, kata dia, tidak boleh mengutamakan kelompok atau golongan tertentu, melainkan harus memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas.

Ia menambahkan, keberlanjutan pembangunan jalan tani menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam mendukung sektor pertanian dan perkebunan sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat.

Dengan pembangunan yang dilakukan secara bertahap, Pemerintah Desa loleojaya berharap akses pertanian semakin terbuka, aktivitas warga menjadi lebih lancar, dan potensi ekonomi desa dapat dikembangkan secara optimal.

Komitmen tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembangunan desa bukan sekadar menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga membangun akses, membuka peluang ekonomi, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis

admin@123

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *